Senin, 16 Mei 2011

Pengertian Asmaul Husna

PAI SMPN 21 Padang-Asmaul husna menurut bahasa berarti nama-nama yang baik. Adapun menurut istilah Asmaul
Husna adalah nama-nama yang balk bagi Allah SWT. Sebagai bukti kemahaagungan dan kesempurnaan-Nya. Hal ni sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi saw. Berikut:
Artinya: “Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu, barang siapa yang menghitungnya (menghafalnya) ía masuk surga”. (HR. Bukhari)Senada dengan penjelasan hadits di atas, Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an dalam surat
Al Hasyr ayat 24

Artlnya: “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Men gadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyal Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepadanya apa yang di langit
dan bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Hasyr :24)
Allah memiliki Asmaul Husna yang berjumlah 99. Kesemuanya mempunyai arti sendirisendiri, dan kita diperintahkan untuk menggunakannya dalam berdoa. Masing-masing nama Allah tersebut memiliki arti menggambarkan kesempurnaannya.
Pemahaman Sepuluh Asmaul HusnaDi antara 99 Asmaul Husna bagi Allah SWT, ada 10 nama yang kita kaji pada bahasan mi;
1. Al Aziz
Al Aziz berarti Maha Perkasa. Sifat Maha Perkasa Allah SWT itu sempurna, kekal, dan
tidak ada yang menyamal. Berbeda dengan manusia, keperkasaan manusia sangat terbatas.
2. Al WahhabAl Wahhab berarti Maha Pemberi. Hanya Allah SWT yang memberi kepada semua makhluk-Nya, bak berupa kenikmatan yang tampak maupun yang tidak tampak. Allah dalam rnernberkan segala sesuatu yang diperlukan oleh makhluk-Nya dilakukan secara terus menerus dan tanpa pamrih apapun.
3. Al Fattah
A! Fattah berarti Maha Pemberi Keputusan. Mahkamah yang paling adil adalahAllah SWT, Maha Pemberi Keputusan terhadap makhluk-makhuk-Nya, balk di dunia maupun di akhirat, Keputusan Allah SWT yang diberikan kepada manusia pasti seimbang dan adil4. Al Qayyum
Al Qayyum berarti Dzat Maha Berdiri Sendiri. Allah SWT menciptakan segala sesuatu yang ada d jagat raya ml tidak membutuhkan bantuan yang lain. Dengan qudrat dan iradatNya. apa yang dikehendaki pasti terjadi. Seperti indahnya alam, berputamya matahari dan bun tanpa menernukan beitrokan, serta bergantinya malarn dan slang, semua itu hanya , llah SWT yang mengatur dan mengurus tanpa campur tangan dan yang lain.
5. Al HadiAl Hadi berarti Maha Pemberi Petunjuk. Maksudnya, Allah SWT memberi petunjuk atau hidayah kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki melalul kitab-kitab-Nya yang diturunkan kepada para Rasul. Hal tersebut agar manusia memperoleh kebahagiaan di dunia ataupun di akhirat kelak.
6. As Salam
As Salam berarti Maha Sejahtera atau Maha Selamat. Keselamatan bagi Allah SWT
berartiterhindardari segala aib, kekurangan, dan kepunahan yang dialami oleh para makhlukNya.
Allah SWT adalah tempat berlindung bagi makhluk-Nya dan segala kejahatan dan marabahaya. Tidak ada perbuatan Allah SWT yang bertujuan menyakiti makhluk-Nya meskipun pada saat kita sakit atau mendapat kesulitari rnengira itu atas kehendak-Nya padahal bisa jadi hal itu karena perbuatan kita sendiri.
7. Al GaffarAl Gaffar berarti Maha Pengampun. Pengampunan Allah SWT berlaku terhadap dosadosa hamba-Nya selama is bertobat dengan sungguh-sungguh dan tidak mengulangi kesalahannya tersebut.
Manusia tidak luput dan berbuat salah dan dosa. Akan tetapi kalau ingin mendapat ampunanatau magfirah dan Allah SWT harus bertobat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha). lnsya Allah, dosanya akan diampuni, kecuali dosa syirik (menyekutukan Allah SWT).
8. Al ‘Adlu
Al Adlu berarti MahaAdiL Keadilan Allah SWT adalah keadilan yang sebenar-benarnya.
Artinya, Allah SWT memutuskan dan menempatkan sesuatu sesual pada tempatnya.
Keadilan Allah SWT juga bersifat mutlak dan sempurna, yakni Allah SWT tidak membebani
terhadap makhluk-Nya melainkan sesuai dengan kemampuan dan kesanggupannya.
9. Al Sabur
Al Sabur berarti Maha Sabar. Kesabaran Allah SWT tidak terbatas. Allah SWT tidak
menunda sesuatu di luar waktu yang telah ditentukan-Nya atau gagal menyelesaikannya. Allah SWT tidak tergesa-gesa menghukum para pelaku perbuatan dosa, melainkan memberikan kesempatan kepada mereka rezeki, melindungi mereka dan bahaya, dan tetap membiarkan mereka hidup sampal batas waktu yang telah ditentukan-Nya.
Manusia yang diciptakan dengan kondisi yang berbeda dengan yang lain. Semua itu
merupakan kenikmatan dan kebahagiaan sesuai dengan qudratdan iradat Allah SWT.
10. Al Hakim
Al Hakim berarti Maha Bijaksana. Kebijaksanaan Allah SWT kepada makhluk-Nya tidak hanya pada bentuk ciptaan-Nya, tetapi juga mengatur dan memelihananya. Semua makhluk yang ada di alam jagat raya sudah diatur oleh Allah SWT sesuai dengan aturan masingmasing menunut sunatullah, yakni berjalan dan beredar menunut ketentuan Allah SWT, seperti bumi, bulan, matahani, dan keberadaan.

0 komentar:

Poskan Komentar